![]() |
| Dok : Humas Polri |
Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia, mengungkapkan bahwa sebelumnya aparat menerima laporan pembakaran Puskesmas Omukia oleh kelompok KKB wilayah Kepala Air. Respon cepat diberikan oleh aparat gabungan TNI-Polri yang menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
"Suara tembakan terdengar dari belakang Puskesmas Omukia, dan kontak tembak pun terjadi antara personel TNI-Polri dengan kelompok KKB wilayah Kepala Air," ujar Kapolres.
Dalam pengejaran tersebut, aparat berhasil mengamankan Warinus Murib, anggota KKB yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Ilaga. Sayangnya, Warinus tewas dalam kejadian. Sedangkan dua anggota KKB lainnya, AM dan DK, diduga berasal dari kelompok Numbuk Telenggen.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, memberikan rincian barang bukti yang berhasil diamankan selama pengejaran, termasuk 1 pucuk senjata api jenis mouser, 2 pucuk senapan angin, 1 lembar bendera BK, 1 buah handphone, 1 magazen jenis SS1, dan 17 butir amunisi kaliber 5,56.
Beberapa jam setelah insiden tersebut, tepatnya pukul 20.15 WIT, KKB terpantau melakukan pembakaran gedung puskesmas di Erobaga.
Kepala Operasi Damai Cartenz (Ka Ops), Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan komitmen untuk terus mengejar KKB yang melakukan gangguan Kamtibmas, khususnya pembakaran puskesmas.
"Kami akan terus melakukan pengejaran terhadap KKB di Ilaga yang selama ini melakukan gangguan Kamtibmas, termasuk pembakaran puskesmas dan lain-lain. Apabila ada masyarakat yang memiliki informasi terkait KKB di Ilaga, jangan segan untuk memberi informasi kepada kami," tandas Faisal.
Sumber : Div Humas Polri
Editor : Rizki
